Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kembali melakukan terobosan inovatif dalam sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi digital. Pada perhelatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas 2026 yang digelar di STIK-PTIK, Korlantas secara resmi meluncurkan armada ETLE Drone Patrol Presisi.
Menariknya, operasional sistem drone pemantau udara ini didukung oleh sebuah city car bertenaga listrik asal Vietnam yang tengah naik daun, yakni VinFast VF 3. Mobil berukuran ringkas dengan gaya mini-SUV ini dinilai lincah, fungsional, dan sangat ideal untuk membelah kepadatan jalanan perkotaan.
Lantas, seperti apa ubahan dan spesifikasi dari VinFast VF 3 yang didapuk menjadi kendaraan pendukung kebanggaan Korlantas Polri ini? Mari kita bedah lebih dalam.
Modifikasi Khusus Kendaraan Dinas Polantas
Sesuai dengan fungsinya sebagai kendaraan penegak hukum dan patroli udara, VinFast VF 3 standar telah mengalami serangkaian modifikasi khusus agar selaras dengan identitas kepolisian:

- Livery Khas Kepolisian: Eksterior mobil dibalut warna putih dan biru tua, disematkan garis diagonal yang menjadi ciri khas mobil patroli Polisi Lalu Lintas (Polantas).
- Branding Khusus: Bagian belakang menampilkan tulisan “ETLE DRONE PATROL PRESISI”, sementara di sisi pintu terukir slogan kebanggaan kepolisian “Melindungi, Mengayomi, dan Melayani”.
- Lampu Rotator: Di area atap telah dipasang lampu rotator berdesain pipih sebagai penanda resmi armada patroli modern kepolisian.
- Kompartemen Khusus Drone: Modifikasi paling signifikan ada di area belakang. Kaca samping belakang ditutup rapat, dan ruang bagasi dirombak total menjadi boks penyimpanan besar. Area ini dikhususkan untuk menampung perangkat drone beserta sistem operasionalnya.
- Perangkat Pemantau Cuaca: Pada bagian atas boks penyimpanan, terdapat logo Korlantas dan anemometer (alat pengukur kecepatan angin) yang sangat krusial untuk menunjang keamanan saat drone diterbangkan ke udara.
Ukuran Ringkas yang Lincah Bermanuver
Dari segi ukuran, bayangkan sebuah mobil yang sangat mungil namun memiliki gaya gagah layaknya mobil SUV. VinFast VF 3 ini panjangnya hanya sekitar 3,1 meter dan lebarnya tidak sampai 1,7 meter. Ukuran sekecil ini membuatnya sangat andal dan gesit untuk bermanuver di jalanan kota-kota besar yang padat, masuk ke jalanan sempit, atau saat petugas harus mencari area parkir terbatas di bahu jalan tol untuk menerbangkan drone.
Hebatnya, walaupun bodinya kecil, petugas tidak perlu takut bagian bawah mobil membentur aspal. Jarak bodi bawah mobil ke tanah (ground clearance) dibuat lumayan tinggi, yakni 17,5 sentimeter. Ditambah lagi dengan penggunaan ukuran velg yang cukup besar yakni 16 inci, mobil ini dijamin stabil dan aman saat harus melewati jalanan rusak, berlubang, atau polisi tidur di kawasan perkotaan.
Tenaga Gesit untuk Mobilitas Perkotaan
Untuk urusan performa, VinFast VF 3 sepenuhnya digerakkan oleh dinamo motor listrik tunggal yang menyalurkan tenaganya ke roda bagian belakang (RWD / Rear Wheel Drive). Mobil ini memang tidak dirancang untuk dipakai kebut-kebutan dengan tenaga buas, melainkan difokuskan pada efisiensi mobilitas harian di dalam kota.
Tenaga yang dihasilkan dinilai sangat pas, yakni sekitar 40 Horsepower (Hp) dengan torsi puncak mencapai 110 Nm. Angka ini memastikan mobil tetap terasa responsif. Artinya, mobil bisa langsung melaju gesit sesaat setelah pedal gas diinjak. Karakter tenaga instan yang menjadi ciri khas kendaraan listrik ini sangat menguntungkan di tengah kondisi lalu lintas yang sering stop-and-go, sehingga pergerakan aparat kepolisian menjadi lebih efisien.
Jarak Tempuh Baterai dan Pengisian yang Cepat
Sebagai penunjang mobilitasnya, mobil andalan Korlantas ini dibekali baterai bertipe Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan kapasitas 18,64 kWh. Dalam kondisi baterai terisi penuh 100 persen, mobil ini diklaim mampu menjelajah hingga jarak 215 kilometer. Angka ini sangat ideal untuk tugas patroli harian, mengingat rata-rata jarak tempuh operasional kendaraan di area perkotaan biasanya hanya berkisar 30 hingga 50 kilometer saja per harinya.
Selain itu, jika indikator baterai mulai menipis, proses pengisian ulang dayanya pun tidak akan mengganggu jadwal patroli. Mobil ini sudah didukung oleh teknologi pengisian daya cepat (fast charging), di mana pengisian dari 10 persen hingga 70 persen hanya memakan waktu sekitar 36 menit saja.
Era Baru Patroli Lalu Lintas
Penggunaan VinFast VF 3 sebagai kendaraan pendukung operasional ETLE Drone Patrol Presisi merupakan wujud nyata adaptasi Korlantas Polri terhadap teknologi modern. Inovasi ini berhasil menyatukan tiga keunggulan sekaligus: kelincahan manuver dari kendaraan berukuran ringkas, kecanggihan pengawasan udara berbasis digital, serta komitmen kuat terhadap penggunaan energi hijau yang bebas emisi. Lewat sinergi yang tepat guna ini, proses pemantauan dan penindakan pelanggaran lalu lintas di jalan raya diharapkan dapat berjalan jauh lebih cepat, akurat, dan memiliki daya jangkau pengawasan yang lebih luas di masa mendatang.










